PENYAKIT JIWA

Ada sebuah penyakit yg paling sulit diobati oleh siapapun selain dirinya sendiri yg menyadari arti kekurangan dirinya.

kita berperang dengan diri kita sendiri.

* Penyakit yg paling sakit adalah bila kita tdk mampu berperang dengan kedustaan kita sendiri,
(dengan 19434_1281699575956_1634079303_680216_3694373_nLidah kita sendiri)

* Penyakit yg paling sakit adalah bila kita tdk mampu berperang dengan dendam kita sendiri,
(dengan Jantung kita sendiri)

* Penyakit yg paling sakit adalah bila kita tdk mampu berperang dengan kesombongan kita sendiri,
(dengan Hati Nurani kita sendiri)

* Penyakit yg paling sakit adalah bila kita tdk mampu berperang dengan keserakahan, tdk bersyukur serta hidup mengeluh kita sendiri,
(dengan Perut kita sendiri)

* Penyakit yg paling sakit adalah bila kita tdk mampu berperang dengan hawa nafsu, gairah kita sendiri,
(dengan Kemaluan kita sendiri)

* Penyakit yg paling sakit adalah bila kita tdk mampu berperang dengan sifat kita yg tdk saling menghargai satu sama lain,
(dengan dubur kita sendiri)

Itulah sumber-sumber penyakit dari Enam Indra Allah yg begitu rapi tersimpan di dalam diri manusia, yg membawa kita kelak ke masa depan. Kalau indra-indra Allah itu baik dan sehat, InsyaAllah masa depan kita pun baik dan sehat. Namun bila indra-indra Allah yg mulia itu tdk baik dan sakit, berarti kita akan berakhir dengan kematian jiwa yg panjang, dengan penyesalan yg panjang dan sulit untuk kita jumpai indra-indra Allah abadi itu lagi.

Jadi renungkanlah semua ini, penyakit yg susah diobati adalah penyakit Jiwa yg dirusak oleh diri kita sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: