lagi !! Tentang BID’AH


Segala puji bagi Alloh yang telah mengutus utusaNya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak untuk mengunggulkanya atas agama-agama yang lain, meski harus dibenci oleh orang-orang musrik. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang pantas dan berhak untuk disembah dan tiada sekutu baginya selain Alloh. “ikutilah apayang diturunkan kepadamu dari tuhanmu dan janganlah kmu mengikuti pemimpin-pemimpin selaiNya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran(daripadanya). (Qs Al-alaf:3)

Dan aku bersaksi bahwa muhamad adalah hamba dan utusanyang diberi wahyu “ hai orang orang yang beriman taatlah kepada allohdan taatlah pada rosul dan janganlah kamu merusak amal amalmu”. (Qs muhamad: 33)

 

Kawanku dan saudaraku,

Disadari atau tidak, banyak sekali perilaku bid’ah di sekitar kita, sebagian ahli bid’ah itu tidak menyadari bahwa mereka telah melakukanya, sementara yang lain meyakini bahwa bid’ah yang mereka lalkukan adalah bid’ah hasanah .

Masalahnya bid’ah yang mereka kerjakan itu berkaitan dengan agama yang sesungguhnya telah ditetapkan oleh rosululloh sebagai kesesatan. yang lebih celaka lagi, para ahli bid’ah ini menyadarkan ”ibadahnya” tesebut  kepada ajaran islam yang merujuk pada alQuran dan sunahnya.

 

Saat berkhutbah diatas mimbar Rosululloh SAW bersabda : Amma ba’d, sesungguhnya perkataan yang paling benar adalah kitabulloh, sebaik baik petunjuk adalah petunjuk muhamad, seburuk buruk urusan adalah sesuatu yang baru dalam agama, setiap yang baru dalam urusan agama adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan,” Hadis ini diriwayatkan oleh muslim dan yang lainya, sedangkan An-nasai menambahkan “……dan setiap kesesatan berada dalam neraka.”

 

Saudara-saudaraku,

Hatihatilah untuk mengikuti pendapat yang membolehkan bid’ah atau membuat dalil yang rasional untuk membenarkan bid’ah yang di ajarkan, begitu pula pada mereka yang dengan mudah dan gampangnya membidahkan suatu perkara  karena sesungguhnya agama tidak mutlak harus rasional.

 

Sahabat dan teman yang di cintai Alloh dengan ini penulis mohon tanggapan merupakan bid’ah atau sunahkan atas beberapa pertanyaan / pernyataan berikut :

 

Menulis buku untuk menjabarkan isi dan tafsir Quran agar lebih mudah dipelajari bagi saudara kita yang mualaf dan bagi saudara kita yang memperdalam ilmu agama.

 

Membangun dan mendirikan pondok pesantren ataupun sekolah muslim, padahal nabi muhamad tidak pernah membangun nya.

 

Sunahkan berjabat tangan saat sehabis kita sholat berjamaah seperti lazimnya yang terjadi diantara kita.

 

Bid’ah kah membaca doa qunut diwaktu subuh lalu bagaimana dengan saudara kita yang berkeyakinan bahwa itu adalah sunah

 

Berapakali azan jumat harus dilakukan

 

Sunahkah melakukan lafaz adzan pada jenasah sebelum di kubur

 

Saudaraku seiman,

Sering terjadi diantara kita, perpecahan akibat dari pemahaman yang bebeda ini, seperti kita ketahui dua ormas islam terbesar kita dahulu saling menjatuhkan dan selalu mengklaim diri sebagai ahlul sunah wal jamaah tanpa bias menjelaskan apa ahlusunah wal jamaah itu,

 

Kemudian banyak kelompok / ormas tumbuh dengan mengambil dalil sebagai penegak kebenaran syariah islam, mereka bahkan mengambil ayat Alquran sebagai pedoman “dan hendaklah ada sebagian dari umatku yang menyeru kepada kebaikan, yang meyebarkan yang ma’ruf dan mencegah yang munka….r” (qs al imron 104) dengan ayat ini mereka merasa terpanggil, berhak dan wajib untuk membentuk suatu ormas bahkan parpol.tapi mereka terlupakan oleh ayat berikutnya yang melarang kita untuk bercerai berai serta melarangkita untuk berkafillah/ berkelompok-kelompok karena akan ada siksa yang amat pedih….

 

 

Inilah yang dapat saya curahkan, sambil menengadahkan tangan kepada alloh “ Ya alloh, ampunilah kami dan saudara kami yang beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah engkau biarkan kedengkian dalam hati terhadap orng orang yang beriman, sesungguhnya engkau maha tau lagi maha pengampun”.

 

yoga,

3 Tanggapan

  1. mohon tanggapan merupakan bid’ah atau sunahkan atas beberapa pertanyaan / pernyataan berikut :

    Menulis buku untuk menjabarkan isi dan tafsir Quran agar lebih mudah dipelajari bagi saudara kita yang mualaf dan bagi saudara kita yang memperdalam ilmu agama.

    Membangun dan mendirikan pondok pesantren ataupun sekolah muslim, padahal nabi muhamad tidak pernah membangun nya.

    Sunahkan berjabat tangan saat sehabis kita sholat berjamaah seperti lazimnya yang terjadi diantara kita.

    Bid’ah kah membaca doa qunut diwaktu subuh lalu bagaimana dengan saudara kita yang berkeyakinan bahwa itu adalah sunah

    Berapakali azan jumat harus dilakukan

    Sunahkah melakukan lafaz adzan pada jenasah sebelum di kubur

    Dari sejak saya tahu mengrti dan masih terus belajar tentang Islam, pertanyaan/pernyatan yang anda sampaikan itu telah lama disampaikan, didiskusikan, diperdebatkan, dipertentangkan dan seterusnys-dan seterusnya.

    Saya katakan kepada mereka yang sampai hari ini masih saja berkuta hal-hal semacam itu (pertanyaan/pernyataan di atas dapat ditambahn, misalnya sholat tarawih dan witir 11 atau 23, subuh pakai qunut atau nggak.

    Kita hanya buang-buang waktu saja. Nggak usahlah dengan atas nama hendak “memurnikan” ajaran Islam, segala sesutu yang konon katanya bila sesuatu tidak dilakukan Nabi Yang Mulia dan Agung Muhammad SAW, adalah bid’ah.

    Masih banyak “pekerjaan rumah” lain yang lebih memerlukan energi kita daripada energi habis hanya untuk hal-hal “begituan” itu.

    Akui dan sadari bahwa ibadah sosial kita masih jauh daripada sempurna.

    Kita berteriak-teriak bayarlah zakat…bayarlah zakat, Tapi sudahkan kita sendiri telah melakukannya????
    Kita baru pandai bikin proporsal “ngemis” agar orang lain mbayar zakat. Tapi kita nggak pernah bisa berbuat apa-apa.

    Di mana-mana kita rajin membangun masjid (mungkin bermaksud agar Tuhan mmebangun istana untuk kita di sorga); tapi adakah kita sering memakmurkan masjid????

    Masjid (apalagi masjid yang mewah, berkubah megah, dengan menara menggapai angkasa); nampaknya hanya sebagai tujuan wisata saja. Bikin foto-foto kenangan (untuk membuktikan bahwa asudah pernah ke masjid Anu di Anu); tak pernah sedikitpun niat sembahyang. paling-paling buang hadas di jamban, tinggalkan uang recehan. Pulang.

    INI FAKTA YANG SERING SAYA LIHAT DI BBERAPA TEMPAT

  2. hahahah fakta atau penalaman nih

  3. tulisan yg bagus, bukan menghakimi atau mengajak pada satu paham. Tapi mampu untuk mengajak bfikir n merenung. Tp kayaknya ada yg salah menafsirkan. Dari tulisan yg lain saya tebak penulis adalah seorang sufi. Dan yang saya tahu seorang sufi sangat santun dan beradab. Salam kenal untuk penulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: