Jangan Sepelekan Tubuh Panas

Panas, kata Waldi, pada dasarnya berguna untuk tubuh. Karena pada saat tubuh panas, terjadi mobilisasi beberapa zat penting untuk melawan kuman. Hanya saja orang tua perlu selalu waspada, terutama sekali bila si kecil masih berusia di bawah 4 tahun, besar kemungkinan terjadi kejang saat suhu tubuh meningkat tinggi. Khususnya bagi orang tua yang juga mengidap kejang semasa kecil.

Karena itu, pesan Waldi, jangan menganggap remeh panas yang dialami anak. Yang tak kalah penting, saat anak panas, perhatikan kondisi tubuhnya dan kemampuan minumnya. “Asal anak minum air dengan teratur, panas yang dideritanya jarang menimbulkan masalah yang lebih berat.” Panas, lanjut Waldi, terutama sekali yang disebabkan oleh infeksi, akan reda dengan sendirinya dalam jangka waktu 2-3 hari. “Sama waktunya dengan pemberian obat oleh dokter yang reaksinya pun baru terasa setelah 2-3 hari.”

Tapi orang tua perlu waspada jika ada keluhan yang lain, seperti panas yang disertai kejang-kejang atau panas disertai muntah-muntah. “Jangan anggap sepele. Kalau itu yang terjadi, anak bukan hanya perlu kompres, melainkan penanganan dari dokter sesegera mungkin.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: