TABIAT WANITA 2

Berharap semoga artikel ini bisa menjadi pelajaran bagi kita smua. tidak hanya bagi kaum hawa yang harus lebih “nerima” tapi juga bagi kaum adam agar lebih bisa menjaga hati dan smakin bersabar. insya alloh

Khaizaran adalah seorang budak wanita yang dibeli oleh Khalifah al-Mahdi dari Nukhas. Khalifah lalu memerdekakan, menikahi, memuliakannya, dan meresmikan untuk kedua orangtuanya gelar kehormatan. Namun ketika dia marah, dia berkata kepada Khalifah, “Aku tidak pernah menyaksikan kebaikan sedikitpun pd dirimu.” Astaga!!

Al-Barmakiyyah juga seorang budak wania seperti dirinya. Raja Maroko Al-Mu’tamad bin Ibad membelinya. Kemudian dia membebaskan dan menjadikannya sebagai permaisuri. Ketika dia melihat budak-budak wanita bermain di tanah, dia teringat masa lalunya, sehingga dia pun tertarik untuk bermain dengan tanah bersama mereka. Maka Raja memerintahkan untuk menghamparkan bahan wewangian yang tak terhingga menyerupai tanah, sehingga dia dapat bermain dan bersenang2. Namun ketika dia marah suatu hari, dia berkata pada raja, “Aku tidak pernah menyaksikan kebaikan sedikitpun pada dirimu.

Beruntung Raja hanya tersenyum dan menyindirnya: ‘Kanda tidak pernah berbuat baik, walaupun di hari tanah, kan ?” Permaisurinya pun tersipu malu.

Memang sudah merupakan tabiat wanita –kecuali sebagian kecil dr mereka– melupakan segala kebaikan, ketika suami atau orang lain melakukan kelalaian dan kesalahan kepadanya.

Dalam hadis Rasulullah SAW, yang mulia disebutkan: “Wahai para wanita, perbanyaklah bersedekah, karena sesungguhnya aku melihat kebanyakan kalian adalah penghuni neraka.”

Mereka bertanya, “Kenapa wahai Rasulullah?”

Rasulullah SAW, bersabda, “Kalian terlalu tergesa2 melaknat, banyak mencerca, dan tidak berterima-kasih terhadap suami.”

Beliau bersabda, “Aku diperlihatkan neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita, karena mereka tidak berterima-kasih terhadap suami, tidak berterima kasih terhadap perbuatan baiknya. Bila kamu berbuat baik kepada salah seorang dr mereka sepanjang tahun kemudian dia melihat kesalahan sedikit pada dirimu dan dia akan berkata, “Aku tidak pernah menyaksikan kebaikan sedikitpun pd dirimu.” (HR Bukhari).

Astaga!! Jadi, apabila seseorang telah mengenal tabiat wanita, maka dia tidak akan marah, sedih, dan naik pitam karena mereka mengingkari kebaikannya. .. Btw, kalo ada yg gak setuju dgn artikel ini sy kasih kalian alamat buat komplain. Ke DR Aidh Bin Abdullah Al-Qarni, karena dialah yg nulis cerita2 di atas ttg Khalifah dan Raja Maroko… Dan soal hadis, itu kelasnya sahih Bukhari…

Sumber dari: Darwis Tere Liye ; Pengarang Novel/cerita: Bidadari2 Surga, Hafalan Surat Delisa, Melati, rembulan, sang penandai, mimpi2, the gogons, dll

2 Tanggapan

  1. ternyata apa yang di tulis itu merupakan sebuah kenyataan.
    dan hanya bagi orang orang yang berfikir saja yang bisa memahami…artikel ini..
    semoga brmanfaat dan bisa di ambil pelajaran dari artikel di atas……..semoga si penulis yang asli danyang menyebarkan sama sama mendapatkan ridoh dari sang maha kholiq (Allah SWT)

  2. Memang….saya sudah mengalaminya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: